Minggu, 19 Oktober 2014

Time^^

Kemarin aku berhenti menulis. Entah mengapa. Mungkin karena aku terlalu sibuk, atau karena terlalu menyibukkan diri. 
Time flies. Sepertinya waktu tak perlu ditunggu-tunggu untuk sekadar berlalu. Dia bahkan berjalan begitu cepat tanpa permisi, apalagi memberi kabar. Bagi mereka yang menunggu-nunggu sesuatu, rasanya waktu begitu lambat. Tapi bagi mereka yang menikmati apapun yang mereka lakukan, rasanya waktu begitu singkat.

Sabtu, 30 Maret 2013

Ego: Ketika Mata Tidak Bersedia Melihat Orang Lain

Sudah lama aku tidak menulis. Sesaat sebelum menulis, telinga kiriku tiba-tiba berdenging. Seperti alarm pengingat. Ternyata memang aku sudah lama tidak menulis. Terlalu sibukkah?

Setiap detik yang berlalu, aku tak pernah melupakan segala hal yang menggangguku. Aku memang sudah tak lagi menghitung berapa banyak waktu berlalu. Atau seberapa dekat jarak kita. Atau mengapa dengan jarak yang begitu dekat kita tidak dapat bertemu juga. Atau mengapa meski aku tidak pernah melupakanmu, kita tak juga ditakdirkan untuk bertemu.

Rabu, 28 November 2012

Masa Lalu

Aku pernah menoleh, berjalan tersaruk-saruk mengikuti jejak yang pernah kubuat. Aku ingin kembali pada masa lalu. Kembali pada masa yang 'menurutku' indah.

Aku pernah berjalan tegak meninggalkan masa lalu, meski pada akhirnya harus mengakui bahwa aku masih tidak bersedia meninggalkan masa itu. Aku menghela napas berat ketika akhirnya harus mengaku bahwa aku masih tidak ingin beranjak dari masa lalu.

35 bulan bukanlah waktu yang singkat, meski bukan waktu yang panjang. Aku menunggu. Rasanya benar apa kata orang, menunggu adalah hal yang sangat membosankan. Aku pernah bosan, pernah lari. Tapi aku tetap kembali. Dan aku tidak menyesalinya.

Aku menghitung mundur dari angka 35. Yang kudapatkan hanya sebuah penantian. Tanpa jawaban. Lalu muncul pertanyaan. Dan lagi-lagi, tidak ada jawabannya.