Sabtu, 30 Juni 2012

Kapal

Bermalam-malam yang lalu aku pernah memimpikanmu. Kemudian aku mulai mengingatmu, membayangkanmu. Setelah itu bahkan aku dengan mudahnya menuliskan namamu di hatiku. Awalnya samar-samar, lalu perlahan-lahan mulai jelas, namun akhirnya pudar begitu saja.

Aku petualang. Aku senang menjelajah dari satu hati ke hati yang lain. Semenjak aku menemukan diriku berada dalam kondisi untuk tidak senang menetap, aku berperan demikian. Tidak bersedia menetap di satu 'tempat' untuk waktu yang cukup lama.

Aku pernah menurunkan jangkarku di suatu pelabuhan. Setelah sekian lama berlabur, aku memutuskan untuk berlayar kembali. Kemudian aku melihat pelabuhan lain. Namun, aku tak kunjung berlabuh. Bahkan berlayar pun tidak. Aku hanya diam di tepian, berusaha mendekat namun berulang-ulang dihempas ombak dan badai. Lalu aku menyerah.

Sabtu, 23 Juni 2012

Elegi Masa Lalu

Malam ini aku melankolis sekali. Ah, ternyata beda tipis dengan mengasihani diri sendiri !

Aku membayangkan jalan mana saja yang telah kuambil sejak dulu hingga sekarang. Lalu memikirkan apa saja yang telah kulalui sejak dulu hingga sekarang. Kemudian akhirnya membentur pada kenyataan bahwa aku hanya mengenali sebagian kecil dari diriku sendiri.

Benarkah aku adalah orang yang begitu ceroboh ? Aku membiarkan diriku sendiri terjebak dalam pagar-pagar yang telah kubuat sendiri. Dan aku menceburkan diri ke dalam kolam yang sengaja kubuat sendiri. Betapa memalukannya !

Aku masih bisa mencium bau air terjun itu seolah-olah itu baru saja terjadi hari ini. Aku masih bisa merasakan nyeri di telapak kaki karena berjalan menanjak tanpa alas kaki seolah-olah baru saja aku melakukannya. Bahkan aku masih ingat ketika memandangi kabut yang turun dari pegunungan itu.

Bukankah rasanya itu semua baru kulalui ?