Elegi Senja di Pantai Zakat
Langit..
Aku menemukan pesaingmu yang seimbang
Dia tersenyum menyambutku, dengan penuh ketenangan
Semburat merahnya yang begitu indah
Embusan anginnya yang semilir
Debur ombaknya yang menenangkan
Aku mendengar deburnya dengan begitu jelas
Dan aku ingin melebur
Menjadi satu dengan denting kedamaiannya
Langit..
Senja itu aku berdiri diam
Tersenyum memandangi pesaingmu yang sama indahnya
Senja itu aku menantangmu
Ah, bukan kamu
Aku menantang diriku sendiri
Untuk menunggumu seperti lepas pantai yang rela menunggu matahari kembali ke peraduannya
Aku akan menunggu
Hingga senja itu sama indahnya seperti senja yang akan kulalui bersamamu
Aku ingin membawamu kembali
Kembali menemui senja indah yang pernah kutinggalkan di sini
Bercumbu dengan debur ombak yang menggelitik telapak kaki
Di senja yang begitu indah itu,
Aku teringat padamu
Dan mungkin di senja-senja berikutnya di pantai-pantai berikutnya,
Aku akan teringat padamu
_Elegi Senja di Pantai Zakat_
Bengkulu 03052012
18.00 WIB
Tidak ada komentar:
Posting Komentar